Pesan ini menandakan bahwa Anda belum bergabung pada komunitas BincangProfesi.com. Silahkan melakukan login bila pernah mendaftar. Atau lakukan registasi bila Anda belum pernah mendaftar di situs ini. Welcome Guest , please login or register to access this forum.
July 28, 2010, 07:04:59 PM
Text SizeNew PostsNew Posts

Pages: [1]
Print
Author Topic: Sebut Serangan 11 September Diatur AS, Mahathir Picu Kontroversi  (Read 54 times) Average Rating: 0
Moderator
Sesepuh BinProf
*****

Nilai Member: +1000/-0
Posts: I am a geek!!
77855.00 Poin
View Inventory

Profesi: Webmaster
Usia: 28
Status: Lajang

View Profile
« on: January 21, 2010, 02:47:20 PM »

Mahathir Mohamad kembali menuai kontroversi. Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia itu kembali menjadi bahan pembicaraan menyusul pernyataannya tentang serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat (AS).

Dikatakan Mahathir, serangan 11 September yang menewaskan sekitar 3 ribu orang itu telah diatur pemerintah AS. Sontak saja, komentar Mahathir itu menuai pro dan kontra, terlebih lagi di negaranya.

Penasihat Democratic Action Party (DAP), partai multirasial pan-Malaysia, Lim Kit Siang bahkan mencetuskan, Mahathir pasti telah menciptakan "insiden internasional" antara Malaysia dan AS jika dia masih menjadi PM Malaysia.

Sementara pemimpin sementara Majelis Pemuda Masjid Malaysia Dr Mohd Nawar Ariffin memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, meski statemen Mahathir itu memicu kontroversi namun harus dipandang secara positif.

"Dr Mahathir merupakan figur terkemuka yang banyak berkontribusi untuk negara. Meski statemen itu memicu kontroversi, mungkin itu harus ditanggapi dengan positif sebagai dorongan bagi masyarakat untuk menggali kebenaran," tutur Ariffin.

"Dia (Mahathir) dikenal sebagai orang yang berdasarkan bukti ketika membuat statemen," imbuhnya membela Mahathir, seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Jumat (22/1/2010).

Dalam sebuah forum di Kuala Lumpur pada Rabu, 20 Januari lalu, Mahathir mencetuskan ada bukti kuat bahwa serangan 11 September telah diatur sebagai dalih untuk melancarkan serangan terhadap dunia muslim.

"Jika mereka bisa membuat Avatar, mereka bisa membuat segalanya," kata Mahathir. Bahkan menurut mantan pemimpin negeri jiran selama 22 tahun itu, pembunuhan untuk alasan perang bukanlah hal baru bagi pemerintah AS.
Pages: [1]
Print
 
Jump to:  


Check PageRank
Loners-Club.com