Pesan ini menandakan bahwa Anda belum bergabung pada komunitas BincangProfesi.com. Silahkan melakukan login bila pernah mendaftar. Atau lakukan registasi bila Anda belum pernah mendaftar di situs ini. Welcome Guest , please login or register to access this forum.
July 28, 2010, 07:15:49 PM
Text SizeNew PostsNew Posts

Pages: 1 2 [3] 4
Print
Author Topic: supranatural  (Read 5720 times) Average Rating: 0
Mulai Betah
**

Nilai Member: +0/-0
Posts: 114
1290.00 Poin
View Inventory

Profesi: Swasta
Usia: 28
Status: Lajang

View Profile WWW
« Reply #30 on: January 18, 2009, 02:49:48 PM »

Disini ada yang bisa "SANTET"? Tolong dong santet  Ehud Olmert kalo bisa tank-tank israel dimasukin kedalam perutnya !!!

Pleasseeeee  /thx

Kita nggak ngerti hukuman apa yg akan diberikan kepada siapapun yg mengingkari hukum2 Allah, siapapun dan bukan hanya Ehud Olmert saja. Ya kalau "porsi" santet kita sudah sesuai yg dikehendaki Allah (itupun kalau perbuatan Santet memang diridhoi Allah/Tuhan), nah kalau "porsi" santet yg kita lancarkan melebihi target Allah/Tuhan, apakah anda mau menanggungnya ?

Yang paling tepat adalah kita mencari ke-Fitrahan saja, soalnya kita terlahir bukan untuk merubah jaman, tetapi terlahir untuk membenahi akhlak moral kita, jaman akan berjalan dengan sendirinya, seiring dengan "Gelaran Sejarah Alam".

Mendidik dan memberadabkan Nafsu Angkara kita guna mencapai titik Optimal sebagai Manusia perlu kita lakukan mulai saat ini juga, agar kelak muncul manusia2 yg benar2 taat dan patuh akan hukum2 Allah/Tuhan, itu lebih bermanfaat. Salam Damai.  /thx

Fungsi pedang adalah bisa untuk membelah kelapa, menyabit rumput, bahkan dijaman Rasulullah SAW digunakan untuk berjihad! Sekarang ketika dipalestina jika semua anggota Hamas berfikiran sama dengan jalan fikir Ndoromas, maka tidak akan ada yang berani melawan Zionist Israel karena takut menggunakan senjata melebihi prosi Allah ! jadi gimana dong ???

Allah menciptakan seluruh Alam, Makhluk, Ilmu Pengetahuan, dan sebagainya ada nilai positif dan negatif, tetap saja jika orang pergi ke mesjid dan sholat kalau niatnya ingin nyolong sendal pasti nilainya akan negatif!

Nah sekarang, bukannya berjihad bisa dengan cara apa saja?? Kalo memang bisa Santet tuh Olmert kenapa gak? toh pemili segala ilmu Allah kan? Kalo mau menunggu dan menghitung-hitung, kira-kira sudah sesuai porsi Allah gak yah, saya rasa Palestina keburu jadi bubur! sekarang bisa gak kita menilai dulu diri kita, apa sudah bisa kita berkehidupan sesuai porsi Allah? saya rasa tidak akan pernah terjawab !!!

Peace

He..he..., Porsi jawaban saya adalah bukan utk Hamas juga bukan utk Israel, tetapi saudara2 di luar mereka yg bertikai. Dan diantara keduanya-pun saya tidak mau terseret oleh sebuah peng-klaim-an ataupun pembenaran dari kedua belah pihak. Karena keduanya sama2 menganggap benar, tergantung dari sisi/pihak siapa yg menilainya. Adapun bagi siapa saja yg ingin membantu silahkan saja tetapi tetap melalui jalan sesuai kemampuan masing2 dan dibenarkan menurut hukum Allah/Tuhan sesuai Fitrah-nya Manusia.

Silahkan saja gunakan Santet, kalau perlu dikumpulkan paranormal/Santeters se Indonesia, saya JAMIN 100% tidak akan Bisa..
Mengapa demikian ? karena anda berhadapan dengan "Gelaran Sejarah Alam", yaitu Serentetan Perjalanan Alam itu sendiri. Sama juga anda menghentikan/menghapuskan kemaksiatan di Jagad ini........Nonsense.....
Kapan berhentinya ? Tunggu waktu yg akan menjawab pertikaian mereka, nah wujud perhatian kita ya semestinya semampu kekuatan kita, bantu doa agar cepat selesai, bahan makanan, obat2an, dsb.

Tidak lantas malah membesarkan Nafsu Angkara kita seolah2 kita tampil sebagai PAHLAWAN yg bisa merubah Jaman, kemudian mengunakan dan menghalalkan segala cara untuk turut andil dalam konflik itu, coba ingat kita masih punya tugas yg tidak kalah penting, yaitu mendidik diri kita, generasi kita, mengatur negeri kita, dan mewujudkan negeri kita yg bermoral dan berakhlak mulia. Sehingga dalam menghadapi permasalahan baik di dalam negeri dan diluar negeri tetap dengan kebijaksanaan, bukan dengan Nafsu Angkara. Salam Damai.  /thx

Sorry Ndoromas, kan saya bilang dari awal siapa yang merasa bisa Santet Olmert? kalo toh gak ada yang merasa bisa toh gak apa2? Bukannya saya penuh NAFSU ANGKARA, AMARAH MEMBARA, dan apalah itu istilahnya, tapi karena keprihatinan saya terhadap saudara-saudara saya yang berada disana. Bukannya berfikir dan memberikan ide lebih baik dibandingkan diam saja dan manyun depan TV dan berkata kasihan yah ... (Kaya Husni Mubarak dan Mahmod Abbas yang jadi PAHLAWAN KESIANGAN)!! Toh kalo ide dan saran tidak maksimal, yah gpp, toh kan dah ada usaha! Bukannya Allah akan merubah nasib umatnya jika umatnya itu mau berusaha?

Peace

Mulai Betah
**
Nilai Member: +2/-0
Posts: 155
1570.00 Poin
View Inventory

Profesi: Budayawan
Usia: 30
Status: Rahasia

View Profile
« Reply #31 on: January 19, 2009, 09:12:09 AM »

Iya....saya juga yakin bahwa anda adalah orang yg sangat peduli dengan kawan, saudara dan handaitaulan yg "tertindas". Tetapi manakala sebuah IDE / aksi solidaritas yg diwujudkan berbau ANGKARA, menurut saya lebih baik tidak dimunculkan. Masih ada cara2 laen yg lebih bijak, sesuai dengan kemampuan kita dan tentunya dibenarkan atas hukum Allah/Tuhan.

He..he.., Anda paham tidak Santet itu apa, siapa yang melakukan dan kekuatan apa yang memback up-nya ?
Kelihatannya menurut anda sepele, tapi pernah berfikir tidak kalau statement yg anda hembuskan merupakan sebuah ajakan, apalagi bagi orang2 yg baru saja mengenal dunia Supranatural. Kalau hal itu dilakukan, bukan hanya pelaku saja yg harus berhadapan dengan hukum Allah/Tuhan, tetapi anda juga mesti menanggung dari semua tindakan yg dilakukan oleh orang2 yg melakukannya.   /camkanitu

Bukannya Allah akan merubah nasib umatnya jika umatnya itu mau berusaha?
kurang lebih petikan ayat yg anda tulis itu betul memang demikian, tapi saran saya berhati2lah jika menempatkan sebuah ayat sebagai tuntunan hidup.

Coba cermati lagi makna dari ayat yg anda tulis : Bukannya Allah akan merubah nasib umatnya jika umatnya itu mau berusaha?
, nah dalam hal ini bentuk "Usaha" yg bagaimana ? Kalau anda mengambil ayat di atas dan dihubungkan dengan "usaha" membantu Kawan, saudara, handaitaulan dengan tindakan Santet itu senyatanya kurang tepat. Entah mo ada yg bisa santet atau tidak, tetapi statement anda sepertinya perlu ditinjau ulang.

Pesan saya kalau ingin jadi seorang yang benar2 menjunjung tinggi nilai dari sebuah ajaran agama ya jangan setengah2, pikiran seolah2 ditujukan kepada Allah/Tuhan, tetapi hati dan tindakan masih saja menuruti Nafsu Angkara setan..... /gakdeh

Contoh : Berjihad untuk Allah tetapi dengan menggunakan Santet....,  :-/?

Nah...begitu rafabenz......, ini diskusi lho ya....., biar kita lebih memiliki wawasan yg luas..., Salam Damai.  /thx
Moderator
Sesepuh BinProf
*****

Nilai Member: +1000/-0
Posts: I am a geek!!
77855.00 Poin
View Inventory

Profesi: Webmaster
Usia: 28
Status: Lajang

View Profile
« Reply #32 on: January 19, 2009, 10:02:45 AM »

Wah, seandainya aku bisa santet kusantet tuh Olmert biar nasib dia dan keluarganya sama kayak orang2 Palestina yg dibantai sama prajurit2 israel.... Nafsuan bener yha.. (angkara maksudna) /swt
Mulai Betah
**

Nilai Member: +0/-0
Posts: 114
1290.00 Poin
View Inventory

Profesi: Swasta
Usia: 28
Status: Lajang

View Profile WWW
« Reply #33 on: January 19, 2009, 10:45:42 AM »

 /thx Peace juga Ndoromas, iya kok ini cuma diskusi aja, beda loh yah dengan berdebat!  /thx

Saya rasa kalo memang stateman saya dikatakan sebagai ajakan untuk mensantet olmert! Saya katakan memang iya  /camkanitu

Kalo ditanya siapa yang melakukan dan kekuatan apa yang membackup Santet itu? sekarang saya tanya, Makhluk apa yang membantu Nabi Sulaiman?  Kalo perlu minta bantuan G.W BUSH buat tembak tuh Olmert, justru itu yang mustahil  /hehe

Peace Ndoromas  /thx

Mulai Betah
**
Nilai Member: +2/-0
Posts: 155
1570.00 Poin
View Inventory

Profesi: Budayawan
Usia: 30
Status: Rahasia

View Profile
« Reply #34 on: January 19, 2009, 01:35:10 PM »

Wah asyik ya diskusi kayak gini, apalagi ada tatap muka ( aduh sakit dong....ha..ha..), kayaknya lebih asyik deh............. /agree

Nah ini nih ..masuk ke ranah ghab lagi, oke kita bahas ya.....
Nabi (tak terkecuali Nabi Sulaiman) adalah seorang Manusia yang telah diformat Allah/Tuhan, berbeda dengan Kita2 yaitu sedang mencari format. Nah dengan apa kita mencari format Manusia yg dikehendaki Allah/Tuhan ? Yaitu dengan mencotoh para Nabi dan Rasul kita sebagai panutannya.

Nabi Sulaiman selain seorang Nabi adalah juga seorang Raja, raja bagi segala makhluk hidup (tak terkecuali Jin/Setan), sehingga perlu diralat kata2 anda tentang Makhluk apa yang MEMBANTU Nabi Sulaiman ?
Nah karena beliau seorang raja maka kata yg tepat adalah : Makhluk apa yang diperintah oleh Nabi Sulaiman ?
Mengapa demikian ? karena arti membantu dan memerintah itu sudah berbeda, arti memerintah berarti dari sesuatu yg berkuasa kepada yg dikuasai. Tetapi kalau Membantu sudah berbeda makna, yaitu secara hirarkhi sama/sepadan atau bahkan bisa bermakna orang yg dibantu statusnya lebih rendah.

Layaknya seorang Raja maka beliaupun juga memiliki Istana lengkap dengan prajurit ataupun pengawal, juga menjadi Baginda Raja yg benar2 mengerti dan faham dengan Psikologi "Rakyatnya", namun selain rakyat dari golongan Manusia ada pula rakyat, prajurit dan pengawal beliau yang dari bangsa Jin. Dan ketika Allah/Tuhan mengujinya dalam keadaan sakit, beliaupun berdoa kepada Allah/Tuhan : "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha pemberi'." (Shad:35).

Mengapa Nabi Sulaiman berdoa demikian ?, karena setiap nabi pasti sangatlah menguasai Ilmu yang mereka kuasai, seperti Rasulullah yang mampu memprediksi bahwa kelak umatnya akan berpecah menjadi 73 golongan. Nabi Sulaimanpun mengerti dan faham betul, bagaimana bermain secara psikologis dengan JIN, dan betapa riskannya bila seseorang menjalin pertemanan dengan bangsa Jin.

Nah pada kondisi saat ini justru banyak orang yg menggunakan Jasa Jin, minta pertolongan Jin, ataupun menjalin pertemanan dengan Jin (baca pada posting saya yg laen tentang Setan/Jin), sebut saja Tenung, Sihir, SANTET, Pelet, Pengasihan, Putar Giling, Gendam, dsb. Jadi kelihatannya mengaku Islam/beragama yg memohon perlindungan kepada Allah/Tuhan dari godaan Setan yg terkutuk tetapi ironisnya ternyata juga masih "selingkuh" dengan Setan/Jin untuk membantu keinginannya. He..he..he..Audzubillahimindalik....!!

Saya rasa dengan Santet atau minta bantuan G.W BUSH untuk menembak Olmert, keduanya sama2 mustahilnya.
Dengan Santet mustahil dilakukan orang yang mengaku Muslim/orang beragama karena Allah, apalagi minta bantuan G.W Bush.......semakin mustahil buat tembak tuh Olmert. So kalau ngerti keduanya Mustahil kenapa dipaksain...he..he..,
Begitu kawan rafabenz........, Salam Damai.  /thx

Post Merge: January 20, 2009, 02:03:41 AM
Wah, seandainya aku bisa santet kusantet tuh Olmert biar nasib dia dan keluarganya sama kayak orang2 Palestina yg dibantai sama prajurit2 israel.... Nafsuan bener yha.. (angkara maksudna) /swt

Sabar..sabar Panglima...., semua ada saatnya....., he..he... /brow
« Last Edit: January 19, 2009, 02:03:42 PM by Ndoromas »
Mulai Betah
**

Nilai Member: +0/-0
Posts: 114
1290.00 Poin
View Inventory

Profesi: Swasta
Usia: 28
Status: Lajang

View Profile WWW
« Reply #35 on: January 19, 2009, 04:47:46 PM »

 /senang wah seru2 diskusinya semakin hangat, sehangat mie instant yang sedang saya sruput ...  /hehe

Oh iya, terima kasih atas koreksinya !! memang salah pemilihan bahasa, akan beda pula maknanya, memang maksud saya seperti yang mas Ndoromas katakan!

Karena menurut teman-teman saya, ada beberapa orang yang dapat memelihara Jin, dan Santet menggunakan media Jin (memerintah Jin) untuk melakukan apa yang diinginkan! Kalau sampai manusia yang diperintah dan memohon bantuan pada jin , ya jelass Naudzubillahimindzalik....!!.

Tapi kalo menurut logika saya, Seperti seorang Atasan memberikan tugas, Seperti Seorang Petani memberikan tugas kepada kerbaunya untuk membajak! Nah alasan ini yang saya pakai, kenapa boleh saja menyantet Olmert! Ini kan tidak bisa dikatakan kita menyekutukan Allah. Oh iya bukannya manusia lebih tinggi derajatnya dari Jin?

Yah mungkin sistem kerja Santet saya kurang paham jelas, mohon dikoreksi, karena saya hanya seorang awam dibidang mistik!  /thx

Kalo secara pribadi saya juga tidak setuju dengan yang namanya Santet, Tenung, Pelet, atau sebagainya ! Tapi saya hanya berpikir, hal ini bisa saja dilakukan untuk membela saudara kita dipalestina, selama memerintah bukan meminta bantuan Jin!

Peace  /thx Seru nih nambah pengetahuan

Mulai Betah
**

keep smile.
Nilai Member: +0/-0
Posts: 118
2005.00 Poin
View Inventory

Profesi: pemburu hal2 ghaib
Usia: 30
Status: Lajang

View Profile WWW Email
« Reply #36 on: January 19, 2009, 10:07:12 PM »

duduk2 dulu lihat yang lagi rame sambil minum kopi hangat!.................

ada saat,di mana seberkas cahaya
terhalang tembok tinggi .
yang begitu angkuh untuk di tembus.
hingga bias cahaya itu meredup.
bukan karna ke inginan nya,namun oleh tangan yang terlalu kuat menahan langkah nya.
Mulai Betah
**
Nilai Member: +2/-0
Posts: 155
1570.00 Poin
View Inventory

Profesi: Budayawan
Usia: 30
Status: Rahasia

View Profile
« Reply #37 on: January 20, 2009, 01:22:18 PM »

Ya....beginilah kalo punya temen utk bisa saling berdiskusi dan saling menambah pengetahuan....., jangan bosan2 utk saling berdiskusi ya mas rafabenz....., he..he.. /sip

Tapi kalo menurut logika saya, Seperti seorang Atasan memberikan tugas, Seperti Seorang Petani memberikan tugas kepada kerbaunya untuk membajak! Nah alasan ini yang saya pakai, kenapa boleh saja menyantet Olmert! Ini kan tidak bisa dikatakan kita menyekutukan Allah. Oh iya bukannya manusia lebih tinggi derajatnya dari Jin?


nah...kita diskusikan statement anda di atas ini ya mas ?
Begini mas, ...sebenarnya maksud Allah/Tuhan juga menghendaki seperti yg anda katakan, yaitu menempatkan posisi Manusia lebih tinggi derajadnya dari Makhluk2 lainnya dan bukan saja Setan/Jin saja yang dapat kita perintah, tetapi malaikatpun juga semestinya dapat "melayani" apa saja yg kita butuhkan, tetapi apa yg dikehendaki Allah/Tuhan tsb dapat terwujud, bila :
1. Manusia telah mampu menempatkan posisinya sebagai Manusia yg dikehendaki Allah/Tuhan dengan nilai2 ke-Fitrah-annya.
2. Setan/Jin mau sujud dan mengakui bahwa Manusia adalah makhluk paling sempurna secara penciptaannya.


Kedua point di atas Kelihatannya sederhana, namun cukup sulit untuk dilakukan, mengapa ?, karena meraih posisi sebagai Manusia yg dikehendaki Allah/Tuhan dengan nilai2 ke-Fitrah-an seperti pada point 1, perlu dilakukan secara intensif, berkesinambungan sepanjang hidup ini.

Sebagai contoh kecil saja : Anda adalah Manusia, pasti anda juga punya Nafsu kan ? itulah fitrahnya Manusia, tetapi bila Nafsu itu berubah menjadi Nafsu Angkara (contoh Nafsu Angkara : Iri, Dengki, Dendam, Egoisme pengen menang sendiri meski salah, mudah tersinggung, dsb) ini yang bukan fitrah manusia yang sesungguhnya, karena sifat Nafsu Angkara ini sejatinya milik Setan. Nah pertanyaannya lagi, bisakah anda menghilangkan sifat2 Nafsu Angkara tadi ? saya yakin 99,999999999......manusia tidak akan mau meninggalkan karena menganggap sifat2 tadi adalah Manusiawi (ini kekeliruan besar, karena sifat2 itu sejatinya adalah sifat Setan-i/milik Setan). 

Itu baru contoh kecil yg berkaitan dengan pendidikan "alat2"  kita, nah bagaimana kita bisa memberadabkan Setan/Jin kalau memberadabkan diri sendiri saja masih terpontang-panting (pada kenyataannya akhirnya justru sebaliknya  manusia yang mengikuti keberadaban Setan/Jin). Sedangkan Setan/Jin adalah makhluk yg paling HANDAL dalam menyebarkan virus Nafsu Angkara. Sehingga bagaimana Manusia bisa disebut sebagai khalifah di muka bumi jika sebagai khalifah untuk diri sendiri saja tidak mampu ?

Pada point 2, benar memanglah demikian, kalau mulus sesuai dengan skenario Allah/Tuhan, tetapi permasalahannya apakah Setan/Jin mau dan mengakui dengan kesadarannya bahwa Sujud (Sujud = menghargai perjalanan Kodrat dan Takdir) pada Manusia adalah merupakan sebagian Ibadah-nya dalam konteks mematuhi perintah Allah/Tuhan itu sendiri. Jawabnya TIDAK-lah demikian. Tersirat dalam Al-Qur'an :
 "dia (iblis) berkata : terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku ? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil ". ( Al-Isra' : 62)

Ayat inilah yang jelas2 mengisyaratkan bahwa hampir semua Manusia akan disesatkannya, kecuali sebagian kecil (dan sebagian kecil itu adalah orang yg telah terpenuhinya 2 point di atas) , nah disinilah kita bisa mengambil pelajaran dari Statement Setan tentang PEMBANGKANGAN-nya atas perintah Allah/Tuhan.

Oleh karena itu, manusia saja yang tidak dibekali sifat2 setan masing saja menganggap sifat setan adalah miliknya, apalagi Jin yang senyata2nya memiliki 50% sifat manusia, dan 50% sifat setan. Kalau anda sudah bisa mengenal betul Psikologi Jin maka anda akan bisa menilai siapa Jin itu sebenarnya, dari mulai tingkat Jin yang arogan, Jin yg mendekati manusia tetapi secara halus ada maksud mencelakai, sampai Jin yang berani mengaku Allah/Tuhan........, makanya "Seburuk2nya manusia adalah sebaik2nya Jin",

Berinteraksi dengan Jin itu sangat Riskan, artinya bila kita masih punya egoisme dan Nafsu Angkara, kita tidak akan bisa mengendalikannya justru berbalik Jin yg akan mengendalikan kita (ini yg dilarang oleh Allah/Tuhan). Maka dari itu karena begitu riskannya Nabi Sulaiman-pun berdoa pada Allah :"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha pemberi'." (Shad:35).

Dan Jin/Setan itu sebenarnya diperintahkan oleh Allah/Tuhan untuk beribadah termasuk di dalamnya Sujud (Sujud dalam arti : menghormati kodrat-Takdir Manusia) dengan cara mencontoh orang2 yang beriman, bukan mengadakan interaksi dan kolaborasi sampai pada tahap pertemanan, persahabatan dalam bentuk apapun. Meski Konteksnya "Memberikan Tugas" tetapi karena perbuatan Santet (Sihir) adalah perbuatan jahat dan tidak dibenarkan dalam Islam maka secara tidak langsung Manusia telah melakukan "Persekutuan" dengan Setan/Jin utk melakukan perbuatan itu (Santet/Sihir). Baca Al Baqarah : 102.  Salam Damai mas rafabenz. /thx
 
« Last Edit: January 20, 2009, 01:29:55 PM by Ndoromas »
Mulai Betah
**

keep smile.
Nilai Member: +0/-0
Posts: 118
2005.00 Poin
View Inventory

Profesi: pemburu hal2 ghaib
Usia: 30
Status: Lajang

View Profile WWW Email
« Reply #38 on: January 22, 2009, 10:19:10 AM »

di lanjut bro!.....................
lagi sibuk nih,jadi ga bisa lama2.

ada saat,di mana seberkas cahaya
terhalang tembok tinggi .
yang begitu angkuh untuk di tembus.
hingga bias cahaya itu meredup.
bukan karna ke inginan nya,namun oleh tangan yang terlalu kuat menahan langkah nya.
Mulai Betah
**

Nilai Member: +0/-0
Posts: 114
1290.00 Poin
View Inventory

Profesi: Swasta
Usia: 28
Status: Lajang

View Profile WWW
« Reply #39 on: January 22, 2009, 03:17:38 PM »

Alhamdulillah, akhirnya saya dapat ilmu pengetahuan baru yang berhubungan dengan mistik  /hehe
Thank's Ndoromas atas masukannya yang sangat baik

Peace /thx

Mulai Betah
**

keep smile.
Nilai Member: +0/-0
Posts: 118
2005.00 Poin
View Inventory

Profesi: pemburu hal2 ghaib
Usia: 30
Status: Lajang

View Profile WWW Email
« Reply #40 on: January 23, 2009, 05:11:41 PM »

maaf bro!............
bukan mistik,tapi menjurus pada keagama,an.

Alhamdulillah, akhirnya saya dapat ilmu pengetahuan baru yang berhubungan dengan mistik  /hehe
Thank's Ndoromas atas masukannya yang sangat baik

Peace /thx

ada saat,di mana seberkas cahaya
terhalang tembok tinggi .
yang begitu angkuh untuk di tembus.
hingga bias cahaya itu meredup.
bukan karna ke inginan nya,namun oleh tangan yang terlalu kuat menahan langkah nya.
Nomaden
*

Nilai Member: +0/-0
Posts: 11
55.00 Poin
View Inventory

Profesi: penulis amatir
Usia: 28

View Profile Email
« Reply #41 on: January 29, 2009, 01:16:05 PM »

ko juadi sepi ya?....................
modie ma ts nya kemana nih?......................
Mulai Betah
**

keep smile.
Nilai Member: +0/-0
Posts: 118
2005.00 Poin
View Inventory

Profesi: pemburu hal2 ghaib
Usia: 30
Status: Lajang

View Profile WWW Email
« Reply #42 on: January 31, 2009, 02:26:38 PM »

hai2!...........................
lagi pada liburan ya?.........

ada saat,di mana seberkas cahaya
terhalang tembok tinggi .
yang begitu angkuh untuk di tembus.
hingga bias cahaya itu meredup.
bukan karna ke inginan nya,namun oleh tangan yang terlalu kuat menahan langkah nya.
Mulai Betah
**
Nilai Member: +2/-0
Posts: 155
1570.00 Poin
View Inventory

Profesi: Budayawan
Usia: 30
Status: Rahasia

View Profile
« Reply #43 on: March 22, 2009, 02:11:13 PM »

Ayo dong dibikin rame....., oh ya, biar bisa jadi bahan obrolan. Kalau aku dalam konteks Supranatural ingin menghapus anggapan Supranatural itu identik dengan : Benda bertuah, Pusaka, tempat2 keramat, orangnya berjenggot, seram, menghuni di tempat2 sepi seperti gunung atau padepokan. Atau kalau yang agak2 agamis gitu identik pake surban putih, bawa tasbih, dsb. Bagi saya dunia supranatural itu bisa dilakukan siapa saja tak terkecuali seorang yang dari kalangan intelektual dan modern sekalipun. Dunia supranatural itu sebenarnya milik kita tapi karena sudah terdokma Supranatural sama dengan Mistik......yah gitu deh...., bagaimana dengan temen2...?  /thx
Mulai Betah
**

keep smile.
Nilai Member: +0/-0
Posts: 118
2005.00 Poin
View Inventory

Profesi: pemburu hal2 ghaib
Usia: 30
Status: Lajang

View Profile WWW Email
« Reply #44 on: June 23, 2009, 01:36:43 PM »

udah lama gw ga mampir kemari.

ada saat,di mana seberkas cahaya
terhalang tembok tinggi .
yang begitu angkuh untuk di tembus.
hingga bias cahaya itu meredup.
bukan karna ke inginan nya,namun oleh tangan yang terlalu kuat menahan langkah nya.
Pages: 1 2 [3] 4
Print
 
Jump to:  


Check PageRank
Loners-Club.com